pengunjung

free counters

Selasa, 08 Januari 2013

Resensi film India Ghajini


Genre : Drama
Tokoh : Amir Khan 

Film ini mengangkat tema tentang tragisnya kisah cinta seorang pengusaha muda kaya dengan seorang model amatir. Ia adalah pemilik perusahaan penerbangan Air Voice bernama Sanjay Singhania dan model amatir itu adalah Kalpana. Hubunannya dengan Kalpana terjalin secara tak sengaja berkat gosip cinta yang digembar-gemborkan oleh Kalpana dan perusahaan iklannya supaya perusahaan itu mendapatkan keuntungan besar. Sanjay Singhania yang awalnya bermaksud meminta penjelasan kepada Kalpana terkait pernyataannya yang menghebohkan media itu menjadi kikuk dan tak mampu berkata-kata setelah berhadapan langsung dengan Kalpana. Kalpana banyak mengambil bagian dalam pertemuan itu sehingga Sanjay tidak mendapat kesempatan untuk berbicara.
Kian hari hubungan mereka kian dekat, dan Sanjay Singhania memperkenalkan dirinya sebagai Sachin. Di sela-sela kesibukannya, ia selalu meluangkan waktu untuk Kalpana. Pada suatu saat Sachin membantu Kalpana menghadiri sebuah pesta tahun baru yang diadakan oleh syarikat iklannya sebagai Sanjay Singhania, padahal ia memang Sanjay Singhania, namun Kalpana tak pernah mengetahui soal itu. Dalam bus di perjalanan pulang, Sachin menyatakan cintanya pada Kalpana. Ia begitu yakin karena Kalpana mampu membuatnya bisa makan dan minum di tepi jalan dan naik bajaj. Kalpana memberikan janji untuk menjawabnya besok. Sanjay sangat stress dan tidak dapat tidur menunggu hari dimana Kalpana akan menjawab cintanya. Esok harinya, akhirnya Kalpana mengatakan Ya dan menerima cinta Sanjay. Bisnis mendesak membuatnya harus ke London dan meninggalkan Kalpana untuk beberapa waktu. Dengan alasan ia harus pulang kampung karena ibunya sakit- Kalpana mengizinkannya pergi. Tapi selang beberapa menit sebelum Sanjay berangkat, Kalpana mengajaknya bertemu. Betapa terkejutnya Sanjay karena Kalpana memberikan segepok uang padanya untuk biaya berobat ibunya. Ia mengatakan bahwa ia telah menjual kereta ambassador yang disenanginya.
Sanjay amat bersyukur mempunyai kekasih sebaik Kalpana. Di dalam pesawat menuju London, ia mencurahkan perasaannya ada diarinya. Sementara itu, Kalpana menemui masalah ketika berangkat ke Goa untuk sebuah iklan. Sikap baiknya menyelamatkan seorang anak dari trafiking membuatnya menemui ajal di tangan bos trafiking tersebut. Lebih memilukan lagi semua terjadi di depan mata Sanjay sendiri. Sanjay juga tak luput dari cidera-ia jadi kehilangan memori jangka pendeknya selama dua tahun. Berkat pertolongan Sunita (seorang pelajar kesehatan) dan kemauan kuatnya, ia berhasil membunuh Ghajini- nama yang dibisikkan Kalpana di akhir hayatnya yaitu orang menghabisi Kalpana dan membuatnya amnesia. Setelah ia sembuh, ia mendirikan sebuah panti asuhan atas nama Kalpana. Pada hari itu Sunita menyerahkan cetakan kaki Sanjay dan Kalpana yang dibuat saat pembukaan rumah baru Kalpana. Sanjay memperhatikan cetakan kaki itu lekat-lekat, ia merasakan kehadiran Kalpana disampingnya-tanpa terasa air matanya jatuh memebasahi pipinya.   

1 komentar:

yuk comment....
^-^
komentar anda lebih berharga daripada isi blog saya

Total Tayangan Halaman

Entri Populer